Cara Halus Menolak Meminjamkan Uang Agar Hubungan Tetap Baik

 

Mutiia.com

Saat dihadapkan dengan krisis finansial, biasanya cara yang bisa kamu lakukan yaitu dengan meminjam uang kepada keluarga, teman atau kerabat dekat.

Tapi hutang seringkali menjadi penyebab rusaknya tali pertemanan. Ada beberapa orang yang memilih tidak memberikan hutangan, ada juga yang gampang merasa tidak enakan jika ada temannya yang berhutang, tidak bisa menolak dan akhirnya memberikan pinjaman. Apalagi yang meminjam teman dekat kita sendiri.

Meskipun sudah ditolong, tidak semua orang bisa bertanggung jawab, banyak juga orang yang sudah dipinjami uang tiba-tiba menghilang, banyak alasan jika sudah waktunya membayar, ada yang marah-marah kepada yang memberikan hutang bahkan sampai memutus segala bentuk komunikasi. Padahal kita sudah bermurah hati niat menolong saat teman kita kesulitan

Hal seperti ini yang dapat memicu pertengkaran dan rusaknya pertemanan. Jika temanmu tidak mampu membayarnya dan terus beralasan, kamu bisa kehilangan uang kamu dan mau tidak mau kamu harus mengikhlaskan uangmu.

Meskipun orang yang dipinjami berjanji membayar dalam waktu beberap hari, minggu atau bulan berikutnya, akan ada juga kemungkinan temanmu telat mengembalikan atau meleset dari jadwal yang sudah ditentukan.

Perlu rasa sabar yang lebih saat menghadapi orang-orang yang seperti itu. Kita juga harus bersikap ramah dengan berharap ada itikad baik untuk mengembalikan uang yang sudah kita pinjamkan. 

Menolak meminjami uang juga bukan tanpa alasan. Karena terkadang kamu merasa tidak enak saat akan menagihnya. Jadi untuk menghindari hal tersebut lebih baik hindari meminjamkan uang.

Nah berikut ini beberapa cara halus menolak memberikan pinjaman uang:

1. Tanyakan keperluannya untuk apa

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat didatangi teman untuk meminjam uang yaitu menanyakan dulu alasannya meminjam uang dan uangnya akan digunakan untuk apa. 

Dengan cara ini kamu bisa mengetahui alasan dibalik niatnya berhutang, untuk keperluan mendesak atau keperluan lainnya.

Jika untuk keperluan pribadi yang sifatnya tidak mendesak, lebih baik kamu menolaknya.

2. Minta waktu untuk berpikir dan menjawab

Setelah mengetahui alasannya, yang perlu kamu lakukan yaitu meminta waktu untuk menjawab. Kamu bisa mengatakan akan memberikan jawaban keesokan harinya atau dalam waktu 24 jam.

Cara ini merupakan penolakan secara halus agar tidak mengecewakannya.

Dengan waktu itu kamu juga bisa berpikir matang-matang untuk menolak atau meminjamkan uang. Jika menolak kamu juga bisa memberikan alasan yang kuat karena sudah dipikirkan sebelumnya.

3. Jelaskan alasan kamu tidak bisa meminjamkan uang

Berikan alasan yang logis yang membuat temanmu memahami bahwa kamu memang benar-benar belum bisa meminjamkan uang kepadanya. Hal seperti ini bisa menghidari dari kesalahpahaman.

Kamu bisa menggunakan alasan, seperti uang kamu baru saja dipakai untuk membeli keperluan rumah, membayar cicilan atau kebutuhan lainnya. Jika diperlukan bisa disertai bukti pembayaran agar temanmu percaya.

4. Bantu carikan solusi alternatif

Jika kamu menolak meminjamkan uang, beri temanmu alternatif solusi selain meminjam uang darimu. 

Kamu bisa memberinya rekomendasi pekerjaan freelance, menjual jasa yang sesuai dengan kemampuan temanmu atau bantu temanmu menjual barang-barang bekasnya.

5. Jangan memberikan dia janji jika tidak bisa menepati

Saat merasa tidak enak, jangan berikan janji seolah-olah kamu akan memberikan pinjaman uang. Hal ini bisa menjadi bumerang jika ternyata nantinya kamu tidak bisa menepatinya.

6. Tegas dan jujur

Setelah ditolak, biasanya seseorang akan merayumu bahkan memaksa kamu agar memberikan dia pinjaman uang. 

Jika kamu menolaknya, berikan penjelasan dan tekankan bahwa kamu memang belum mampu memberikan pinjaman uang. 

Cara ini bisa membuat orang tersebut merasa tidak enak jika merayumu terus-menerus. 

7. Jangan merasa bersalah

Jangan merasa tidak menjadi teman yang baik saat tidak bisa menolong atau memberikan pinjaman uang kepada temanmu. Tidak meminjami bukan berarti kita tidak peduli atau jahat.

Saat tidak mampu jangan memaksakan diri memberikan pinjaman uang, hal ini justru bisa menimbulkan masalah baru. 


Itu tadi cara yang baik untuk menolak meminjamkan uang. Cara ini bisa menjaga hubungan pertemanan kamu agar tetap baik.

Jangan merasa sungkan atau tidak enakan saat menolak meminjamkan uang kepada orang lain, karena urusan uang tidak bisa disepelekan. Apalagi yang meminjam memiliki rekam jejak yang tidak baik.

Jika ingin meminjamkan uang, sebaiknya cek dulu keuangan kamu, beri sesuai kemampuan, buat kesepakatan dan pilih orang yang tepat.

Pilih orang yang bisa dipercaya untuk diberikan pinjaman dan mana yang tidak. 

Kamu juga bisa memberikan kesempatan lagi untuk orang yang mengembalikan uang tepat waktu dan disiplin dalam membayar hutang. Tapi jika sebaliknya kamu bisa menolaknya.

Bila perlu mintalah jaminan yang nilainya sebanding dengan jumlah uang yang dipinjamkan atau buatlah perjanjian tertulis untuk antisipasi kejadian buruk yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Selain itu, jangan pernah mengotak atik dana darurat atau tabungan yang telah disimpan secara khusus untuk kebutuhan mendesak. Karena tidak ada seorang pun yang memiliki keahlian untuk melihat dan memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.

Ada baiknya uang yang kita miliki ditabung, diinvestasikan dan dibuat cadangan dana darurat dari pada dipinjamkan. 

Jangan mengorbankan diri dan keluarga untuk menolong orang secara berlebihan. Kita perlu menyadari, kebaikan kita bisa dimanfaatkan oleh orang lain. 

“Lebih Baik Menolak Daripada Menyesal di Kemudian Hari”


0 Komentar