Tips Tubuh Tetap Bugar dan Bertenaga Saat Berpuasa

Mutiia.com

Tidak terasa sebentar lagi sudah memasuki bulan suci ramadhan. Bulan yang sangat dinanti-nanti oleh umat islam dan diwajibkannya untuk berpuasa. 

Kita tetap harus melakukan aktivitas seperti biasanya meskipun dalam keadaan puasa. Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk bermalas-malasan karena badan rasanya lemas dan loyo. Tubuh harus tetap bugar agar kita bisa beraktivitas dan bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar.

Saat berpuasa banyak hal yang berubah mulai dari pola makan, pola tidur begitu pula dengan aktivitas sehari-hari. 

Berpuasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya yaitu bisa mengontrol kadar gula darah, mengurangi reaksi inflamasi atau peradangan. Puasa juga bisa menjadi proses detoksifikasi dari dalam tubuh. Agar hasilnya maksimal asupan makan saat berbuka dan sahur harus diperhatikan. Puasa tidak akan membuat tubuh menjadi kurus, gemuk, kelaparan dan lemas jika makanan yang kita konsumsi bergizi dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Ketika berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama 14 jam. Agar tubuh tetap bugar, ada baiknya kita mengikuti beberapa tips di bawah ini.

Berikut tips agar tubuh tetap bugar dan bertenaga saat berpuasa:

1. Jangan Lewatkan Waktu Sahur

Sahur sering kali membuat kita malas makan. Kurang tidur dan keadaan mengantuk menjadi alasan tidak begitu nafsu saat makan. Padahal sahur merupakan bagian penting dari puasa. 

Dengan makan sahur kita akan memperoleh asupan energi dan tenaganya akan dibutuhkan untuk beraktivitas disiang hari. Makan sahur disunnahkan saat mendekati waktu adzan subuh. Oleh karena itu jangan pernah melewatkan waktu sahur

2. Penuhi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi atau rasa haus menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi saat berpuasa. Oleh karena itu kebutuhan mineral dalam tubuh harus tetap terpenuhi dengan minum 2 liter air putih atau sama dengan 8 gelas setiap hari, yang bisa diminum saat berbuka puasa hingga sahur.

Pola minum air putih saat berpuasa yaitu 2-4-2 dengan pembagian 2 gelas saat berbuka, 4 gelas antara buka puasa hingga sahur dan 2 gelas lagi saat sahur hingga waktu sahur habis. Hindari konsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi untuk menghindari dehidrasi. 

3. Konsumsi Makanan Bergizi dan Makanan Berserat

Makanan yang tinggi serat (sayur dan buah) akan membuat kenyang lebih lama. Kebutuhan tubuh juga harus terpenuhi untung menghindari dari resiko kelelahan, dehidrasi, sakit kepala, lesu, darah rendah dll. Konsumsi makanan yang bervariasi, makan makanan pokok, lauk hewani dan nabati, sayur dan buah.

Saat berbuka hindari buah-buahan yang bersifat citrus seperti jeruk, lemon dll, agar perut tidak kaget karena keasamannya. 
Konsumsi kurma saat berbuka puasa, selain memiliki banyak manfaat kurma juga dianjurkan dikonsumsi. 

Banyak orang yang keliru mengartikan maksud kalimat “berbuka dengan yang manis saat berbuka puasa”, Makanan dan minuman manis memang penting untuk menormalkan gula darah atau memulihkan energi setelah seharian puasa, tapi jika berlebihan akan menimbulkan efek pusing, lesu, lemas dan sakit kepala. Jika dilakukan dalam waktu lama akan menjadi suatu kebiasaan yang nantinya akan mengakibatkan terjadinya obesitas dan diabetes.

"Berbuka dengan yang manis" ini merupakan tagline merk dagang minuman teh di era 2006, bukan sunnah berbuka puasa. Sebenarnya yang dianjurkan saat berbuka puasa yaitu mengkonsumsi kurma dan jika tidak ada baru minum air putih, jadi bukan berbuka dengan yang manis-manis. 

4. Olahraga

Kadang kita menganggap olahraga membuat kita dehidrasi, mudah lapar dan lemas saat berpuasa. Padahal olahraga bisa membuat tubuh lebih bugar selama menjalankan puasa. Agar hal itu tidak terjadi kita perlu memilih jenis olahraga dengan intensitas tinggi dan yang tidak menguras energi seperti olahraga endurance atau olahraga daya tahan fisik.

Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, yoga dan stretching. Jika merasa pusing dan sempoyongan saat olahraga, coba berhenti dan istirahat sejenak. . Olahraga bisa dilakukan sore hari sebelum puasa dengan durasi 10-20 menit.

Jika tidur di malam hari tidak cukup, sempatkan tidur di siang hari untuk mengembalikan energi tubuh.

5. Tidur Cukup

Tidur bisa mengurangi stress, memperbaiki mood, bisa berkonsentrasi, dll. Tidur cukup yang dianjurkan yaitu 6-8 jam setiap malamnya. Kurang tidur bisa mempengaruhi emosi dan suasana hati. Suasana hati yang tidak baik akan berdampak pada kegiatan sehari-hari. Dengan tidur cukup kita akan lebih produktif.

Usahakan tidur lebih cepat dari biasanya, karena kita akan bangun lebih awal untuk sahur. 

6. Makan Secukupnya Saat Berbuka

Waktu yang sangat ditunggu-tunggu saat bulan ramadhan yaitu waktu berbuka puasa. Waktu berbuka inilah sering membuat orang lupa diri atau kalap saat menyantap hidangan bebuka. Perut akan terasa kembung dan begah jika kita langsung mengkonsumsi banyak makanan. 

Kamu bisa berbuka puasa dengan mengkonsumsi makanan ringan terlebih dulu seperti kurma, es buah, salad atau air putih. Setelah beberapa 30 menit kemudian barulah makan besar.

Jangan lupa untuk:

- Hindari makanan berminyak
- Mengurangi makanan dan minuman yang manis
- Kurangi makanan berlemak 
- Konsumsi suplemen atau vitamin jika diperlukan

Itu tadi beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat menjalankan puasa. 

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba........

 

0 Komentar