Waspada ! Kenali Ciri-Ciri Online Shop Penipu di Instagram

 

Mutiia.com

Saat ini Instagram menjadi salah satu platfom yang banyak digunakan untuk berjualan online. Jadi tak heran jika banyak oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan media sisoal ini untuk melakukan penipuan dengan menggunakan akun-akun palsu dan membeli follower untuk meyakinkan calon pembeli.

Bukan hanya orang awam yang rawan kena tipu, orang yang mahir berbelanja online pun masih bisa kena tipu jika sedang lengah. Jadi jangan mudah tergiur dengan harga murah.

Akun online shop penipu masih banyak dan sering kita temui di instagram karena postingannya sering muncul di story atau feed instagram kita.

Meskipun sudah memakan banyak korban, penipu ini masih tetap berani menjalankan aksinya dengan mencari calon korban baru, dengan modus yang sama atau modus yang berbeda.

Kasus penipuan ini bisa dialami oleh siapa saja yang kurang berhati-hati dalam berbelanja. Untuk menghindari hal buruk itu terjadi, calon pembeli perlu waspada dan mengenali ciri-ciri online shop penipu yang ada di Instagram.

Berikut ciri-ciri online shop penipu di instagram:

1. Harga produk yang ditawarkan tidak wajar

Penjual biasanya mengiming-imingi harga murah, beli 3 gratis 1, harganya jauh lebih murah dari harga pasaran, bisa lebih dari setengah harga. Harga barang yang biasanya 1 pcs 100rb, promo menjadi 3pcs 100rb dan sudah gratis ongkir. Harga yang terlalu murah ini patut dicurigai.

Untuk mengetahui harga pasaran suatu barang, kamu perlu perbandingan harga terlebih dahulu dengan melihat harga di toko offline atau marketplace. Jika selisih harganya bisa sampai 50% atau lebih, jangan coba-coba untuk membelinya.

Jebakan promo ini tentunya sangat menarik untuk calon pembeli. Selain berpotensi menipu, bisa saja barang yang dijual barang KW, rekondisi, kadaluarsa bahkan bisa juga barang ilegal. Jadi jangan mudah tergiur dengan harga murah.

mutiatulmasruroh.my.id

2. Kolom komentar di nonaktifkan atau dibatasi

Saat akan membeli barang, pastikan selalu cek kolom komentar untuk mengetahui apakah itu akun penipu atau akun real. Kolom komentar di akun online shop penipu biasanya dinonaktifkan. Karena jika diaktifkan kolom komentarnya akan dipenuhi komentar-komentar para korban yang sudah pernah ditipu. Jadi agar modusnya tidak diketahui orang lain kolom komentar instagramnya dinonaktifkan atau dibatasi.

Tapi kita juga perlu lebih berhati-hati karena biasanya ada juga akun penipu yang masih mengaktifkan kolom komentar, membalas pertanyaan dikolom komentar dan langsung menghapus komentar jelek foto diunggahannya, jadi kolom komentar hanya dipenuhi oleh komentar orang-orang yang menanyakan harga, barang ready atau berisi komentar fake yang sengaja dibuat oleh penipu itu sendiri.

mutiatulmasruroh.my.id

3. Cek tagar dan tags akun instagramnya

Jika kamu sudah mulai curiga, cek tagar atas nama akun tersebut. Biasanya terdapat postingan para korban. Bahkan biasanya ada akun khusus untuk orang-orang yang  pernah menjadi korban online shop tersebut.

Olshop palsu biasanya mematikan dan menghapus kiriman yang ditandai (tagged) ke akun mereka, sehingga tidak ada akun lain yang menandai olshop tersebut.

4. Cek perubahan nama akun

Kamu bisa melihat berapa sering akun tersebut berganti nama dan nama-nama yang pernah dipakai untuk menipu. 

Caranya klik halaman profil, klik titik tiga di pojok kanan atas, kemudian pilih Tentang Akun Ini/ About This Account. Kemudian lihat Nama Akun Sebelumnya/ Former Username. Nanti akan terlihat berapa kali akun tersebut berganti nama, jika ada banyak nama atau pernah mengganti namanya berkali-kali maka perlu dicurigai kalau akun tersebut akun penipu.

Ada juga akun penipu yang nama akunnya tidak bisa dicek atau menu “Tentang Akun Ini” tidak tersedia, ada juga yang mengganti namanya hanya sekali atau bahkan tidak pernah mengganti nama akunnya sama sekali.

mutiatulmasruroh.my.id

5. Cek nomer kontak akun

Saat ini sudah banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk mengecek atau melihat tag atau label nama yang diberikan oleh pengguna lain pada sebuah nomer hp. Biasanya para korban memberi nama “penipu/ olshop penipu” atau yang lainnya. Aplikasi yang bisa digunakan yaitu Getcontact atau Tru Caller. Tetapi jika pemilik nomer berlangganan akun premium tag ini bisa dihapus oleh pemilik nomer. Jadi tag dengan nama jelek bisa saja tidak diketahui oleh pengguna lain yang juga menggunakan app getcontact karena tag namanya sudah dihapus sebelumnya.

mutiatulmasruroh.my.id

6. Tidak mencantumkan link marketplace pembelian hanya lewat whatsapp

Biasanya di bio instagram akun penipu tertera keterangan NO COD, NO SHOPEE, NO TOPED, pembayarannya langsung melalui rekening mereka sendiri.

Jadi perlu dicurigai jika ada penjual yang tidak bersedia melakukan transaksi rekber seperti Shopee. Tapi tidak semua online shop yang tidak bersedia transaksi menggunakan rekber bisa di cap sebagai penipu, karena masih banyak juga olshop yang transaksinya hanya melalui whatsapp saja dan tidak memiliki toko di marketplace tetapi tetap amanah dalam berjualan.

7. Cek nomer rekening

Situs CekRekening.id milik Kominfo bisa digunakan untuk mengecek nomer rekening. Situs ini menjadi portal pengaduan nomer rekening yang pernah dipakai untuk penipuan. Laporan di CekRekening.id ini bisa diakses oleh banyak orang, jadi siapapun bisa mengecek dan melihat hasil laporannya.

8. Follower palsu

Jika beberapa ciri-ciri online shop penipu diatas kurang membuktikan, kamu bisa coba melihat follower online shopnya. Untuk meyakinkan pembeli, biasanya penipu ini membeli follower palsu.

Kamu bisa mengecek dan membandingkan jumlah follower dengan jumlah like dan komentar disetiap unggahannya. Perlu dicurigai jika follower mencapai puluhan ribu tetapi jumlah likenya hanya belasan orang saja.

Follower yang dimilki random, akun spam, akun orang luar negeri, follower tidak sesuai dengan target pasar mereka dan namanya juga tidak jelas.

Untuk mengetahuinya klik akun profil salah satu follower yang tidak jelas tadi, biasanya pengikutnya sangat sedikit dan postingannya tidak jelas bahkah tidak ada postingannya sama sekali.

9. Testimoni palsu

Testimoni yang diunggah biasanya berupa bukti transfer, video pengiriman paket, chat pembeli atau banyak lagi lainnya. Kita perlu teliti saat mengecek testimoni tersebut. Testimoni video yang diunggah biasanya mencuri dari online shop lain, terkadang foto dan video yang diunggah kualitasnya jelek (tidak jernih/ kurang jelas), bahkan biasanya nama online shop aslinya ditindih dengan nama online shop akun penipu.

Ciri-ciri lainnya bahasa yang digunakan berlebihan, tidak ada penjelasan pengalaman secara rinci, testimoni yang diunggah sama dengan online shop lain.

10. Feed tidak menarik 

Penjual yang memang serius berjualan tentunya akan memperhatikan tampilan feed agar menarik perhatian calon pembeli. Setidaknya calon pembeli akan mampir dan melihat produk-produk di toko mereka.

Memiliki foto profil, logo yang jelas, foto produk diunggah secara berkala, feed instagram estetik dan caption yang dibuat juga menarik. Sedangkan akun milik penipu memiliki ciri-ciri sebaliknya. Feed tidak menarik dan foto produk yang diunggah biasanya jumlahnya langsung banyak ditanggal/ hari yang sama.


Beberapa Tips Belanja Aman:

1. Kenali ciri-ciri akun olshop penipu
2. Pilih metode COD (Cash On Delivery) atau gunakan rekening bersama (Shopee, Tokopedia, dsb)
3. Usahakan belanja diakun resmi atau yang sudah centang biru (Official Store)

Bijaklah dalam berbelanja, jika menemukan satu atau lebih dari ciri-ciri diatas, kamu perlu mengecek lagi untuk memastikan apakah akun online shop tersebut palsu atau real.

Jika menemukan akun olshop penipu, ada 3 hal yang bisa kamu lakukan yaitu laporkan akun tersebut ke pihak instagram, lapor ke kantor polisi dan memviralkan penipuan tersebut.

Cara report akun penipu, buka profil akun intagramnya, klik titik tiga di pojok kanan atas, pilih laporkan dan pilih alasan mengapa kamu melaporkan akun tersebut.

Meskipun sudah mengetahui ciri-cirinya, kita harus tetap berhati-hati dalam berbelanja online, karena semakin kesini modus penipuan semakin bervariasi, bahkan bisa saja tidak menimbulkan kecurigaan sama sekali dan bisa juga terjadi di media sosial lain seperti shopee, faceboook, dsb.

Ada beberapa akun penipu yang tetap berani mencantumkan link shopee, mencantumkan alamat palsu dan website di bio instagramnya untuk meyakinkan calon pembeli. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah harga yang ditawarkan, jika harga sudah tidak masuk akal, lebih aman jika anda tidak membeli barang tersebut.

Semoga bermanfaat.......


0 Komentar